Ketulusan Doa Seorang Anak
SUATU hari, seorang wanita paruh paya sedang mengajari anaknnya. Dia biasanya menyimak apa yang diajarkan ibunya tersebut, namun kali ini dia tidak bisa berkonsentrasi, karena salah satu kelerengnya hilang. Tiba-tiba anak itu berkata: “Bu, bolehkan aku berlutut dan meminta Allah untuk menemukan kelerengku?”
Ketika ibunya mengizinkan, anak itu berlutut di kursinya, menutup matanya dan berdoa dengan sungguh-sungguh. Kemudian dia bangkit dan melanjutkan pelajaran.
Keesokan harinya, ibunya yang takut doa anaknya tersebut tidak terjawab sehingga akan melemahkan imannya, dengan khawatir bertanya, “Sayang, apakah engkau sudah menemukan kelerengmu?”
“Tidak Bu,” jawab anak itu, “Tetapi Allah telah membuatku tidak menginginkan kelereng itu lagi,” ujar anak itu.
