Good Bye My Friend

SAHABATKU pergi sudah, meninggalkan sejuta cerita dan segudang suka dan duka. Kepergiannya yang terlalu dini dan tiba-tiba menyentak batin ini. Maut ternyata dekat dengan kita, bahkan lebih dekat dari tenggorokan kita sendiri.

Sampai detik ini, sampai aku coba untuk menuliskannya, aku belum bisa menerima realita, bahwa dia, si Muhammad Willy Hidayat telah pergi meninggalkanku di sini, seorang diri, kepergiannya menampar inginku akan kehidupan di maya pada ini. Aku mengambil segenggam tanah merah kuburmu, nisan itu telah dipancangkan di atas pembaringanmu, kau takkan lagi bisa keluar darinya, kau abadi, kekal di sana.

Namun, aku yakin seyakin hati, segala budi yang telah kau curah padaku selama kebersamaan adalah pelita untuk liang lahatmu. Selamat jalan sahabat, kau telah jauh meninggalkanku, dan mungkin aku perlahan akan melupakannmu. Namun, satu yang akan selalu aku ingat darimu, ejek kita yang kerap mengurai tawa.

Perum’07

~ by secangkirkopipagi on August 9, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: