Manusia di Padang Mahsyar

SETELAH semua mahkluk yang bernyawa di alam nyata ini mati dan hancur binasa Allah SWT memerintahkan Malaikat Israfil untuk meniupkan angin Sangakala yang hebat itu untuk menghidupkan kembali semua mahkluk yang sudah mati tersebut.

Israfil pun meniup dan berteriak dengan sekuat-kuatnya: “Wahai nyawa yang telah keluar dari badan, tulang-tulang yang telah luluh lantak, tubuh yang telah buruk, urat yang telah putus berkecai, kulit-kulit yang telah pecah hancur, rambut-rambut yang telah luruh! Bangunlah kamu semua untuk menjalani hukuman dari Allah SWT. yang menjadi Hakim Besar dan Raja kepada semua raja!”

Maka dengan tiba-tiba mereka pun tegak bangun berdiri. Mereka lihat langit, didapati langit berjalan-jalan, mereka lihat bumi, didapati bertukar wajah, tidak seperti bumi yang dahulu. Dilihat bintang-bintang, semuanya telah berhimpun di satu kawasan dengan padatnya. Dilihat laut terdapat api yang sedang bernyala-nyala di atasnya. Dilihat Malaikat Zabaniah telah berada dihadapan mereka. Dilihat matahari telah hilang cahayanya. Maka sadarlah dan tahulah mereka bahwa mereka tengah berada di tempat yang telah dijanjikan kiamat.

Lantas mereka berkata : “Inilah dia sebagaimana yang telah Allah janjikan dan inilah menunjukkan kebenaran para Rasul.”

Seperti yang telah Allah sebutkan dalam Al-Quran: “Mereka berkata : Aduhai celakanya kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari kubur tempat tidur kami? Lalu dikatakan kepada mereka: “Inilah dia yang telah dijanjikan oleh Allah Yang Maha Pemurah dan benarlah berita yang disampaikan oleh Rasul-rasul !” (Yassin, Ayat: 52).

Mereka pun keluar dari kubur tanpa pakaian, tidak berkasut dan sebagainya. Mereka bertelanjang bulat tanpa seulas benang yang menempel dibadan. Dalam masa bangkit itu, manusia dalam keadaan bermacam-macam rupa, ada yang berupa kera karena suka membuat fitnah kepada orang lain, ada yang berupa khinzir karena suka makan rasuah ketika menjalankan hukuman, ada yang buta mata karena semas hidupnya ia berlaku kejam terhadap sesama, ada yang bisu tuli karena amalan dosa yang mereka lakukan.

Di antara mereka ada pula yang tubuhnya penuh nanah dan darah yang amat busuk dan senantiasa menggigit lidahnya hingga berdarah, merekalah ulama yang berdakwah dan berucap namun perbuatannya tidak sama dengan apa yang diucapkannya.

Ada yang luka-luka seluruh badannya karena suka menjadi saksi palsu. Ada yang telapak kakinya terletak di dahi dan terikat kepada ubun-ubun, merekalah adalah orang yang membeli dunia dengan akhirat (mencari kemewahan dunia dengan memperalatkan agama). Ada seperti orang mabuk sempoyongan karena orang ini suka bercerita-cerita dalam masjid akan hal dunia. Ada orang yang tidak bertangan dan tidak berkaki, mereka ini suka menyakiti orang-orang sekampungnya.

Ada pula yang bangkit dengan perut mereka penuh dengan ular dan kala jengking yang senantiasa mengigit-gigit dan menyengat-nyengat. Mereka ini di dunia sulit untuk mengeluarkan zakat. Ada yang mulutnya senantiasa berdarah dan bau busuk, merekalah pedagang yang suka berbohong atas dagangannya.

Ada orang yang terasing sendirian karena badannya berbau busuk bangkai, mereka adalah orang yang suka menyembunyikan maksiat kerana takut kepada manusia, tidak takut pada Allah.

Ada pula yang berjalan dengan kepala di bawah dan kaki di atas langit, darah dan nanah senantiasa mengalir dari kemaluannya, mereka adalah manusia yang suka berbuat zina semasa hidup. Ada yang mukanya hitam legam dan perutnya penuh dengan api neraka, mereka adalah para pemakan harta anak yatim secara zalim. Ada pula yang bangun dengan mengidap penyakit kusta dan sopak, mereka inilah yang durhaka terhadap kedua orangtuanya. Ada yang gigi mereka seperti tanduk lembu, lidah mereka terjelir hingga ke perut, najis dan kencing senantiasa keluar dari perut mereka, mereka adalah orang yang suka meminum arak.

Itulah gambaran sebagian dari manusia yang akan ditampakkan pada hari setelah kiamat usai. Mereka akan berwujud sesuai dengan amalannya selama hidup. Semoga kita tergolong dalam golongan yang segera menginsafi diri dan bertaubat di atas dosa dan pengkhianatan yang dilakukan terhadap sesama manusia.

Anonim’2008

~ by secangkirkopipagi on August 11, 2008.

2 Responses to “Manusia di Padang Mahsyar”

  1. Subahanallah

  2. Subhanaalloh.
    Semoga qta di jadikan ahli syurga..
    Mari qta bertobat skrang jg.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: