Untuk Istri …

the ringsUNTUK semua perempuan yang bergelar istri maupun yang bakal menjadi istri. Ketahuilah, pernikahan akan membuka tabir rahasia suami yang menikahimu.

 

Dia … tidaklah semulia Muhammad, setakwa Ibrahim. Pun tidak setabah Ayub, ataupun segagah Musa, apalagi setampan Yusuf.

Suamimu hanyalah pria akhir zaman yang punya cita-cita membangun keturunan yang soleh.

Pernikahan mengajar kita kewajiban bersama. Suami adalah pelindung, dan kamulah penghuninya. Suami nakhoda kapal, kamu adalah navigatornya. Suami bagaikan balita yang nakal, kamu adalah penuntun kenakalannya.

Saat suami menjadi raja, kamu nikmati anggur singgasananya. Seketika suami menjadi bisa, kamu lah penawar obatnya. Seandainya suami manusia yang lancang, sabarlah memperingatkannya.

Pernikahan mengajarkan kita perlunya iman dan takwa, untuk belajar meniti sabar dan ridha. Karena memiliki suami yang tak segagah mana, justru kamu akan tersentak dari alpa

Kamu bukanlah Khadijah, yang begitu sempurna dalam menjaga. Pun bukan pula Hajar, yang begitu setia dalam sengsara. Kamu hanyalah perempuan akhir zaman, yang berusaha menjadi solehah.

Anonim’2008

~ by secangkirkopipagi on August 11, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: