Membangun Daerah Dengan Akhlak

Suatu tinjauan analisis terhadap Program Gerbang Marhamah sebagai program pembangunan mental spiritual

Oleh : Firman Taqur, S.Sos

Pembangunan merupakan hal mutlak yang harus dilalui oleh setiap makhluk yang hidup dan berkembang di dunia ini, karena pada hakekatnya pembangunan itu sendiri adalah suatu usaha untuk mencapai kesejahteraan hidup manusia yang dilakukan secara berkelanjutan dengan mengeksplorasi dan mengeksploitasi potensi yang dimiliki.

Pembangunan, apapun itu bentuknya adalah sebuah proses menjadi, dan proses terjadinya perubahan. Dari yang papa menjadi ada, dari yang kurang baik menjadi lebih baik, dari yang biasa menjadi istimewa, dari yang standar menjadi berkualitas, dan lain sebagainya. Urgensinya bahwa pembangunan itu tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia itu sendiri, baik sebagai individu maupun sebagai makhluk sosial yang berada dalam sebuah pranata sosial.

Terlebih lagi dalam era globalisasi dewasa ini, akselerasi pembangunan disegala bidang kehidupan seakan tiada henti berinovasi, tiada lagi mengenal sekat ruang dan waktu. Hitungannya pun tak lagi hari apalagi tahun namun sudah dengan hitungan detik. Tentu saja kondisi tersebut merupakan tantangan kompetitif yang harus dihadapi dan harus turut andil didalamnya. Oleh karena itu peningkatan kualitas diri dan melek teknologi adalah harga mati yang mutlak dimiliki jika tidak ingin tergerus dan terseret dalam kencangnya roda pembangunan.

Sebagai sebuah masyarakat modern, kita haruslah membekali diri dengan berbagai keterampilan kreatif, kemampuan inovatif, dan keahlian kompetitif. Karena roda pembangunan disegala aspek kehidupan; sosial ekonomi, teknologi informasi dan ilmu pengetahuan mendorong kita untuk menjadi insan qualified, berfikir jauh kedepan bahkan futuris.

Cianjur yang kita miliki adalah sebuah anugerah yang diberikan Allah SWT kepada kita yang menjadi bagian didalamnya. Dengan kondisi alam yang subur dengan kandungan kekayaan sumber daya alam (SDA) dan lingkungan hidup yang potensial diatas luas wilayah 350.148 Ha merupakan potensi yang sangat besar dan tentunya merupakan modal dasar pembangunan. Namun untuk mendayagunakan semua potensi yang ada itu dibutuhkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dan kompeten. Dan dalam era globalisasi saat ini kualitas SDM adalah penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kualitas SDM sangatlah diperlukan guna mencapai keberhasilan dari pembangunan itu sendiri. Korelasinya tentu, SDM yang berkualitas akan menghasilkan sesuatu yang berkualitas pula, dan pembangunan yang dijalankan dengan tangan yang berkualitas akan menghasilkan ‘bangunan’ yang berkualitas pula. Namun penguasaan ilmu dan teknologi harus pula ditopang dan dibarengi dengan penguasaan mental spiritual, pembentukan akhlak yang mulia, baik terhadap Tuhan, sesama, maupun lingkungan sekitarnya. Sehingga dengan kualitas SDM yang unggul dan berakhlak mulia pembangunan di Cianjur ini selain mampu mewujudkan kesejahteraan, juga mampu menciptakan kemandirian, keadilan, dinamisme, berdaya saing dan menjunjung tinggi moralitas serta integritas.

* * *

Program Gerakan Pembangunan Masyarakat Berakhlakul Karimah atau biasa disingkat Gerbang Marhamah adalah sebuah gerakan pembangunan moral dalam rangka membangun pribadi yang berakhlakul karimah dan berkualitas dalam menunjang pembangunan disegala bidang kehidupan. Sebagai inti dari sebuah gerakan, maka sosialisasi, implementasi, pemahaman dan penerapan dari program ini harus melibatkan semua pihak, berkesinambungan dan berproses.

Ini menunjukkan gerakan moral dari pelaksanaan Gerbang Marhamah tidak saja membutuhkan waktu akan tetapi juga membutuhkan dukungan dan komitmen kuat dari semua pihak. Tanpa adanya dukungan semua pihak tersebut program ini pun nantinya hanya akan sebatas program konseptual semata. Oleh karenanya sosialisasi tanpa henti harus terus dijalankan, sudah tentu kitapun dituntut untuk berpartisifasi aktif terhadap program ini, karena kita merupakan bagian didalamnya. Sosialisasi Gerbang Marhamah semisal pendirian Yayasan Pemberdayaan Umat Marhamah (Yaspumah) atau pembentukan Guru Pembimbing Akhlakul Karimah (GPAK) haruslah juga ditunjang dengan sikap sense of belonging (rasa memiliki-red) kita terhadap program ini.

Meskipun memang kita tidak membutakan mata dan mentulikan telinga, masih banyak dari kita yang belum memahami dengan benar arti dan substansi yang terkandung didalam program ini, termasuk masih banyaknya perilaku kita yang belum sesuai atau senafas dengan nilai-nilai yang diusung oleh Gerbang Marhamah, seperti mental berjudi, minum, berzina, malas, pesimistis, dan lainnya. Pun dengan aparatur pemerintah yang ada, tidak bisa dipungkiri masih banyak aparatur yang tidak marhamah, korup, tidak jujur, tak punya idealis dan miskin religis. Padahal Gerbang Marhamah ini layaknya sebuah pintu gerbang. Orang yang memasuki gerbang tersebut menjadi tenteram serta sejahtera didalamnya. Mereka yang berada didalam adalah mereka yang berakhlakul karimah, aparatur jujur dan masyarakat yang bermartabat, sedangkan aparatur korup dan masyarakat yang bermental bejat tentunya tidak layak untuk memasuki apalagi berada didalamnya.

Reaksi positif dari kita dalam mendukung program ini akan menjadikan berbagai agenda pembangunan yang ada, seperti terwujudnya supremasi hukum dan pemerintahan yang bersih serta terciptanya kehidupan berdemokrasi; pulihnya kondisi ekonomi; pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan kuat; serta peningkatan kesejahteraan masyarakat bisa terwujud. Sehingga nantinya ketimpangan pembangunan; ketertinggalan dalam membangun kualitas SDM; krisis ekonomi yang berkepanjangan; profesionalisme aparatur pemerintah; lemahnya penegakan dan keadilan hukum; serta dampak pembangunan terhadap ancaman integritas moral, budaya dan lingkungan, secara perlahan akan terkikis dari kehidupan kita.

Akhirnya basa, spirit dari Gerbang Marhamah semoga menjadi sumber inspirasi, sumber inovasi, sumber rasa malu, sumber persatuan, sumber kedamaian, sumber ketertiban, sumber kenyamaan, sumber keadilan, sumber keteladanan dan sumber kesejahteraan bagi kita; masyarakat Cianjur. Gerbang Marhamah adalah sebuah proses menjadi; menjadi yang lebih baik; to be a better, yang sudah barang tentu membutuhkan kerja keras, waktu, kesabaran, komitmen dan integritas dalam mensikapi dan menjalaninya. Jika kita bersikap apatis dan antipati terhadapnya, lantas siapa?.

~ by secangkirkopipagi on September 25, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: