Chapter V

Pudar

Pada bening air dibelanga
Seraut wajah tampak rupawan tak bernoda
Mata itu berbinar sorot tajam
Menghujam, luluhkan kerasnya hati
Senyuman itu sejukkan bara angkara
Bangkitkan ambisi coba wujudkan keinginan

Pada bening air laksana kaca
Seraut wajah itu tak lagi tampak rupawan
Karna air mata jatuh mengundang riak

Pab_Cianjur
29 Januari 2004
11.42 am

————————————————

Diam

Aku diam
Hanya diam
Aku tetap diam
Belajar pada diam
Bersabar dengan diam

Aku masih diam
Karena harus diam
Dan hanya diam; dendam

Pab_Cianjur
29 Juli 2004
11.45 am

————————————————

Tegar

Kita harus bertahan
Demi sebuah kelangsungan
Dan satu keyakinan
Kita harus bertahan
Meski hidup tak menjadi indah
Dan waktu hanya penantian tak berkesudah

Pab_Cianjur
02 September 2004
15.00 pm

————————————————

Kehilangan-Mu

Aku kehilangan-Mu
Dalam jiwaku, hatiku, dan perjalanan hidupku
Saat gemerlap dunia membuta mata kalbu
Aku tak lagi mengenal-Mu
Siapa Kamu? Dan apa untungnya mengenal-Mu

Aku pernah bicara pada-Mu di bawah purnama tengah malam
Tapi kenapa Kau tetap diam
Aku pernah memanggil-Mu dalam rintih kata
Tapi kenapa Kau tak mau menyapa
Aku ingin marah pada-Mu
Mengingkari dan protes atas ketidakadilan-Mu padaku

Saat Cahaya-Mu tak lagi sanggup gerakkan mata hati
Dan Ucap-Mu tak lagi getarkan nurani
Sungguh, aku menangis dan merindu-Mu

Pab_Cianjur
10 Pebruari 2005
02.16 PM

————————————————

Ketakberdayaanku

Di atas tanah merah yang masih basah
Aku lemah …

Di bawah tanah merah yang masih basah
Kau terbaring tanpa rasa… sendiri, kesepian dan sunyi
Tak ada teman, tak ada kawan perbincangan
Ingin kutemani, namun aku belum mau mati

Pab_Cianjur
20 Juni 2006
09.16 am

————————————————

Si-Kumbang Malang, Terbang

Aroma mewangi yang kau tebar
Dibawa angin hiasi udara dipagi indah
Kuncup mekar dirimu ikuti rotasi
Menjadikan adamu penuh arti bagi hidup ini

Kau bunga berseri di taman surgawi
Memandangmu itu sungguh sejukkan hati
Redakan angkara dendam pada keadaan

Kau bunga indah ditaman hati
Tebarkan aroma keindahaan jiwa nan suci
Kau bunga mekar yang berseri
Lara hati saat kau layu tak lagi bermadu

Pab_Cianjur
10 Pebruari 2005
02.16 PM

~ by secangkirkopipagi on February 3, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: