Pada Sampah Ada Rupiah

BAGI sebagian orang, sampah ya sampah, menjijikkan, bau, stinky, bahkan kerap diidentikkan dengan sumpah serapah, “dasar sampah lu,” begitu katanya.  Sampah memang identik dengan sesuatu yang berkonotasi negatif dan stigma tidak indah.

sampah1

Padahal, kalau menilik menelisik asal muasalnya, sampah ternyata berasal dari sesuatu yang “indah”.   Namun, kenapa orang tak pernah memandang asalnya?  Orang lebih memandang wujud setelahnya.  Hmm, itulah manusia, tak pernah mau menghargai hakekat saat hakekat tersebut tak lagi bernilai manfaat.

Eits …. tunggu dulu …. siapa bilang tidak bernilai manfaat.  Bagi segelintir orang sampah memanglah sampah, tapi tidak bagi sebagian orang-orang yang “kreatif”.   Sampah justru dapat mendatangkan rupiah.  Sampah, bagi orang-orang yang “kreatif” itu akan diolah dan dipilah untuk selanjutnya dijelmakan ke dalam rupiah.

sampah3

Orang-orang kreatif tersebut –atau tepatnya orang-orang yang dipaksa untuk kreatif karena keadaan– menyulap sampah sebagai ladang penghasilan, mereka berkubang sampah untuk mendapatkan rupiah, lantas rupiah itu selanjutnya akan dibelikan rempah dan remah yang nantinya kembali akan menjadi SAMPAH ……

sampah2

Nah, kalau begitu adanya, hidup tak ubahnya sebuah siklusiasi sampah, dari sampah oleh sampah dan untuk sampah, ah seperti moto para caleg sekarang saja …..

firman taqur

fotos by : sahel

Cikidang-Maret’09

~ by secangkirkopipagi on March 17, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: