Doa Ketulusan Sang Anak

SUATU hari, seorang wanita paruh paya sedang mengajari anaknnya.  Dia biasanya menyimak apa yang diajarkan ibunya tersebut, namun kali ini dia tidak bisa berkonsentrasi, karena salah satu kelerengnya hilang. Tiba-tiba anak itu berkata: “Bu, bolehkan aku berlutut dan meminta Allah untuk menemukan kelerengku?”

Ketika ibunya mengizinkan, anak itu berlutut di kursinya, menutup matanya dan berdoa dengan sungguh-sungguh. Kemudian dia bangkit dan melanjutkan pelajaran.

Keesokan harinya, ibunya yang takut doa anaknya tersebut tidak terjawab sehingga akan melemahkan imannya, dengan khawatir bertanya, “Sayang, apakah engkau sudah menemukan kelerengmu?”

“Tidak Bu,” jawab anak itu, “Tetapi Allah telah membuatku tidak menginginkan kelereng itu lagi,” ujar anak itu.

Anonim’2010

~ by secangkirkopipagi on January 8, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: