Asaku di Persimpangan

ASAKU sedang di persimpangan jalan. Arah yang satu akan memberikanku kedigjayaan dan satunya lagi akan menuntunku pada kejayaan. Dan aku pun kini masih berdiri di depan persimpangan itu. Mencoba menimang, mencoba berfikir dengan logika, mencoba menyelami keinginan hati.

Asaku ingin keduanya, namun hidup sebuah pilihan, ada yang terpilih dan ada yang harus direlakan pergi. Padahal hasrat ingin kedua-duanya, ingin merengkuh semuanya, ingin memiliki segalanya.

Aku bingung, limbung dan menjadi tak tentu arah di antara dua arah. Namun aku bersujud pada-Nya, mengucap sejuta syukur atas bingungku, atas gamangku, atas dilemaku, atas ketakbisaanku mengambil satu pilihan.

Karena aku, karena hidupku, masih diberikan pilihan, sementara mereka, orang-orang yang tak punya asa, yang terpaksa mengubur dalam-dalam asa mereka, bahkan membunuh asanya sendiri, karena tak pernah diberikan pilihan dalam hidupnya.

Inilah aku, yang sedang berdiri di persimpangan, yang masih belum melangkahkan kaki pada satu arah, pada satu tujuan. Sungguh, aku tak ingin tidak mendapatkan apa-apa ketika aku berhasrat untuk mendapatkan segalanya.

Bogor – Sukabumi’10

~ by secangkirkopipagi on November 2, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: