Ramadhan, Saatnya Ibda Binafsik

RAMADHAN telah tiba, sungguh nikmat yang teramat sangat yang Allah Swt berikan kepada kita untuk bisa kembali bersua dengan bulan yang penuh kemuliaan, bulan yang penuh dengan berkah melimpah ini.

Rasanya tak ada kata yang pantas diungkapkan untuk menyambut bulan suci nan istimewa ini selain Marhaban Ya Ramadhan, Marhaban Ya Syahrul Jihad! Marhaban Ya Syahrul Mubaarak!. Selamat datang bulan kemuliaan.

Sungguh, tak seorang pun yang mampu menyia-nyiakan kesempatan panen pahala di bulan yang sangat diberkahi ini, kecuali mereka yang memang telah benar-benar redup cahaya hidayah dan terkikis keimanan dalam jiwanya.

Dalam sebuah hadistnya, Rasulullah Saw bersabda: ”Telah datang kepadamu Bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu untuk berpuasa di dalamnya. Pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan para setan ditutup. Pada bulan ini terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak memperoleh kebaikannya, maka ia tidak akan memperoleh apa-apa,” (HR Ahmad dan Nasa’i)

Selain sebagai ladang untuk mendulang pahala sebanyak-banyaknya. Bulan mubarak ini merupakan momentum yang tepat untuk menegakkan nilai-nilai Islam (Syariat Islam-red) di tengah kehidupan masyarakat yang diawali dari diri pribadi.

Tegaknya nilai-nilai Islam dalam kehidupan kita tentu merupakan perubahan besar dari tatanan kehidupan masyarakat kita yang masih thagut ini. Namun, untuk menggapai tujuan tersebut, tentu tak bisa dengan serta merta, karena tak ada perubahan besar dan fundamental yang terjadi secara serta merta, tiba-tiba dan sekonyong-konyong. Seringkali, perubahan besar terjadi berawal dari sesuatu (perubahan) yang sangat sederhana.

“Ubahlah dirimu, niscaya engkau telah mengambil bagian dalam mengubah dunia dan peradaban” Demikian sebuah pameo menyebutkan. Karenanya, Bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk ”ibda binafsik” atau bersegera memulai melakukan sesuatu untuk menuju yang lebih baik diawali dari diri sendiri.

Perubahan yang diawali dari diri merupakan awal dari sebuah perubahan yang mengglobal. Pasalnya, tekad mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan masyarakat secara paripurna hanya akan sebatas utopia jika pribadi para implementatornya adalah pribadi-pribadi yang tidak dan belum mampu menjalankan ajaran Islam secara kaffah.

Karenanya, kedatangan Bulan Ramadhan seyogyanya mampu meningkatkan kesadaran kita akan hakikat dunia yang hanyalah sebatas ladang untuk menggapai akhirat kelak (mazra’atul akhirah) dan bukan akhir dari kebermaknaan hidup.

Dan seyogyanya pula niat kita dalam menjalankannya tidak sekedar sebagai pemenuhan kewajiban semata, tapi juga menghayatinya sebagai sebuah ibadah sekaligus proses penyucian diri (tazkiyah al-nafs) serta upaya untuk meningkatkan intimaa’a (afiliasi kepada Islam) kita terhadap agama tercinta ini.

Implikasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan dapat menjadi pagar hidup bagi masyarakat dari kehinaan hawa nafsu dan kenaifan syaitaniya yang destruktif, dan bulan suci Ramadhan adalah qoriyah thoyibah (kampung percontohan-red) bagi tegaknya nilai-nilai Islam tersebut.
Kini, bulan syiam itu datang, tiba saatnya bagi kita untuk merekonstruksi pribadi guna mencapai derajat sebagai insan kamil yang muttaqien. Semoga, melalui bulan suci ini kita mampu mendepositkan pahala sebanyak-banyaknya sebagai bekal untuk kita petik di kemudian hari. Serta cita-cita suci nan mulia kita, yakni tegaknya Darul Islam di dunia dan Darussalam di akhirat dapat tercapai atas izin dan ridho-Nya. Amin ya robbal alamin. Ahlan wa sahlan yaa Ramadhan, Syahrun Mubaarak, Syahrun Adziim.

Firman Taqur – Leles, Cianjur/19/6/11

~ by secangkirkopipagi on July 19, 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: